Kampus Utama Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng terletak di desa Pineleng Dua, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa. Bila Anda menuju Tomohon dari kota Manado, Anda pasti akan melewati STFSP ini, di sebelah kanan jalan dengan gerbang bertuliskan Fides, Veritas, Ministerium. Gedungnya seperti menghadap ke jalan raya, karena terletak di tikungan, nampak megah seolah menyambut para tamu dengan keramahannya.

STF Seminari Pineleng

Gedung STFSP baru ini diresmikan pada tahun 2004 oleh Bapa Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Josep Suwatan MSC, bersama Gubernur Sulawesi Utara, Bpk. H.S. Sarundajang. Gedung ini menggantikan gedung yang lama dimana sekarang dibangun kamar-kamar untuk para pastor dosen di kompleks Seminari.

Gedung terdiri dari 4 lantai: lantai basemen di sebelah kanan memiliki empat ruangan kuliah; lantai satu memiliki delapan ruangan utama dan lobi serta ruangan tengah untuk fotokopi. Lantai dua mencakup ruangan aula, perpustakaan dan ruang-ruang administrasi. Ruang LPPM dan ruangan arsip juga terdapat di sini.

Sedangkan Lantai 3 dipakai untuk ruangan Ketua STFSP, LPMI, Ruang Rapat dan ruangan Wakil Ketua III bidang kemahasiswaan.

DSC_2567

Gerbang megah dengan tiga kata bahasa Latin Fides, Veritas dan Ministerium dapat disaksikan oleh semua tamu dari arah Manado. Artinya iman, kebenaran dan pelayanan. Inilah motto STFSP. Dengan iman dimaksudkan bidang yang akan didalami  sivitas akademika, yaitu ajaran iman, ilmu-ilmu teologi, dan pastoral. Kebenaran diperoleh dari kegiatan berfilsafat, refleksi untuk menemukan dan mencintai kebenaran baik tentang manusia,  Tuhan dan dunia. Di dalamnya terkandung juga semangat untuk menemukan  nilai-nilai keluhuran yang menyangkut martabat manusia. Akhirnya dengan ministerium dimaksudkan tujuan luhur dari pendidikan STFSP, yaitu menciptakan cendekiawan dan pemimpin yang beriwa melayani. Mereka akan melayani dunia terutama sebagai animator kemanusiaan dan ketuhanan.

Senyum STFSP

Dari beranda STFSP di lantai 1 mahasiswa suka memandang laut di pantai Manado, yang terlihat jelas. Pemandangan seperti ini menyegarkan mata dan hati. Ditambah dengan canda dan cerita dari teman-teman kebersamaan di STFSP sungguh sangat berkesan.

Suasana ini hampir dapat ditemui setiap hari pada jam-jam istirahat di STFSP. Kegembiraan dan keceriaan menyertai suasana belajar, berbaringan dengan keseriusan dan kesungguhan dalam menimba ilmu. Inilah juga yang memberi motivasi sendiri dan mungkin tidak didapatkan di tempat lain.

Jumlah mahasiswa STFSP berkisar antara 250 sampai 350 orang. Setiap tahun diterima sekitar 60-an mahasiswa untuk dua prodi Sarjana (S1) danProgram Teologi Mayor untuk Imamat).