Manado, 12 Juni 2026 – Direktorat Bina Talenta Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Kolaborasi Global Talenta Sains dan Teknologi yang berlangsung pada tanggal 8–12 Juni 2026 di Swiss-Bell Hotel Manado. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia perguruan tinggi dalam membangun, mengelola, dan mengembangkan kerja sama internasional di bidang sains dan teknologi.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kementerian, perguruan tinggi ternama, serta praktisi yang memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan kerja sama internasional. Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari komunikasi, negosiasi, tata kelola kerja sama, hingga pemanfaatan sistem informasi untuk monitoring kemitraan internasional.
Acara dibuka dengan pemaparan dari Ir. Wisnu S. Soenarso, M.Eng, yang memberikan gambaran mengenai pentingnya penguatan kolaborasi global dalam pengembangan talenta sains dan teknologi Indonesia. Selanjutnya, Drs. Ruben Silitonga, M.Com membawakan materi Building Learning Commitment yang menekankan pentingnya komitmen peserta dalam proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi.
Materi mengenai keterampilan komunikasi dan negosiasi disampaikan oleh Prof. Dr. Rifelly Dewi Astuti, S.E., M.M. dari Universitas Indonesia melalui sesi Teknik Komunikasi, serta Dr. Lily Sudhartio dari Universitas Indonesia yang membahas Negotiation Skill atau keterampilan bernegosiasi dalam konteks kerja sama internasional.
Peserta juga memperoleh pemahaman tentang strategi pengembangan kerja sama sains dan teknologi melalui materi yang dibawakan oleh Dr. I Made Wiryana dari Universitas Gunadarma mengenai Pemetaan Potensi Kerja Sama Saintek dan Monitoring Kerja Sama melalui Sistem Informasi Kerjasama. Materi ini diperkuat oleh Karina Aprilia Sujatmiko, S.Si., M.T., Ph.D. yang menjelaskan implementasi monitoring kerja sama menggunakan sistem informasi yang terintegrasi.
Aspek legal dan tata kelola kerja sama internasional menjadi fokus penting dalam kegiatan ini. Evy Margaretha dari Biro Kerja Sama Kemendikdasmen memaparkan materi mengenai Dokumen Legal Kerja Sama Internasional, sementara Prof. Dr. Puji Astuti dari Universitas Gadjah Mada membahas Tata Kelola Kerja Sama Saintek Internasional serta teknik penyusunan proposal dan program kerja sama yang efektif.
Selain itu, peserta mendapatkan pembekalan mengenai etika dan integritas dalam pengelolaan kerja sama internasional dari Waluyo, S.IP., M.Ak. dari Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek. Materi ini menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap aktivitas kerja sama.
Pengalaman praktis juga dibagikan oleh Prof. Edwan Kardena, Ph.D. dari Institut Teknologi Bandung melalui materi Inisiasi Kerja Sama Saintek Internasional, serta Ir. Reiny Antonetha Tumbol, M.App.Sc., Ph.D. dari Universitas Sam Ratulangi yang mempresentasikan berbagai best practice dalam pelaksanaan kerja sama internasional. Sementara itu, Lenny Leorina Evinita, B.Sc., M.A., MBA., Ph.D. dari Universitas Negeri Manado memberikan materi mengenai administrasi perjalanan luar negeri yang menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas akademik internasional.

Sebagai bagian dari penguatan wawasan global, peserta juga mengikuti sesi pertemuan daring melalui Zoom dengan sejumlah mitra luar negeri, yaitu perguruan tinggi mitra Universitas Gadjah Mada di Perancis, Universitas Al Azhar Mesir, serta perwakilan industri dan perguruan tinggi dari China. Melalui sesi ini, peserta memperoleh gambaran langsung mengenai peluang, tantangan, dan praktik terbaik dalam membangun kemitraan internasional yang berkelanjutan.
Kegiatan Bimbingan Teknis Kolaborasi Global Talenta Sains dan Teknologi diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta dalam mengembangkan jejaring internasional serta mendorong terciptanya kolaborasi strategis yang mendukung pengembangan riset, inovasi, dan talenta sains dan teknologi Indonesia di tingkat global.
