Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa

Pineleng, 5/9/2020. “Apakah yang dimaksud dengan kepemimpinan ?” “Bagaimanakah seorang calon pemimpin dapat memimpin ?”  “Model dan tipe kepemimpinan yang seperti apa yang ideal dan relevan untuk konteks aktual bagi seorang calon pemimpin, khususnya pemimpin gerejawi ?”Atau secara sederhana, “Sejauh mana seorang mahasiswa calon pemimpin gerejawi merealisasikan kepemimpinan manajemen dalam proses hidupnya?”.

Pst. Boni bin Ola PrBerbagai pertanyaan di atas mungkin dapat menggambarkan peristiwa yang berlangsung dalam kegiatan “Pelatihan Kepemimpinan Manajemen Seluruh Civitas Academica Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (05/9/2020) dari pagi hari hingga siang. Kegiatan ini diorganisir dengan baik oleh BEM STFSP tahun ajaran 2020/2021, yang menghadirkan Pastor Bonafisus Boro Bin Ola, S.S, S.T.L, sebagai pemateri utama dalam kegiatan ini. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua model yakni secara daring dan luring. Dimana kegiatan secara luring dilaksanakan di Ruang Aula STFSP, yang dihadiri oleh kl. 30 orang mahasiswa selaku peserta. Sedangkan secara daring, BEM menggunakan aplikasi Google meeting, sehingga bisa diikuti mahasiswa dari rumah masing-masing.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aula STFSP ini bisa dikatakan menarik sekaligus juga berbobot. Pasalnya, selain materinya dibawakan secara ringan, mudah, dan menantang oleh pastor pemateri, ditambah juga mempunyai nilai yang relevan dan mengandung aspek pragmatis. Karena, dalam pemaparan materi Pst. Boni tidak hanya mengulas teori-teori kepempinan yang bersifat teoretis dan idealistis, tetapi

Pst. Bin Ola Pr.

sekaligus juga menghantar para peserta yakni mahasiswa sekalian untuk terjun kepada praksis. Ialah dengan menghantar para peserta untuk membentuk dinamika kelompok dan masuk ke dalam penyusunan proyek manajemen pribadi, yang hendak diwujudnyatakan.

Dalam wawancara langsung dengan Fr. Christian Pontoh, selaku Ketua BEM mengenai kegiatan ini, ia menegaskan bahwa pelaksnaan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Manajemen mempunyai tujuan utama yakni, demi  kaderisasi dan pemahaman dasar-dasar kepemimpinan bagi mahasiswa STFSP. Awalnya, dalam hemat BEM, kegiatan ini hanya ditujukan bagi para mahasiswa tingkat I. Akan tetapi, Ketua BEM merasa perlunya segenap mahasiswa mengikuti kaderisasi. Alasan lain dari pemahaman ini ialah karena menurut Anggaran Dasar/Angaran Rumah Tangga BEM, setiap mahasiswa calon anggota BEM, perlunya memiliki kemampuan memimpin yang dicapai lewat program kaderisasi ini. Kiranya  dengan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Manajemen ini, para mahasiswa STFSP diharapkan dapat melatih diri menjadi seorang pemimpin yang memiliki kualitas, realistis dan handal dalam menjalankan tugas kepemimpinannya.(Gerardo Tamon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *