Pineleng, 19 Maret 2021

Berbarengan dengan pemberkatan gedung asrama Mgr. Theodorus Moors, Bapa Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Benediktus Rolly Untu MSC, berkenan memberkati batu pertama untuk pembangunan tahap kedua di kompleks asrama putra ini. Gedung tambahan baru ini terletak di sebelah kanan gedung lama, letaknya memanjang ke samping dan direncanakan terdiri dari 5 kamar baru serta beberapa tambahan kamar mandi. Ditambah gedung yang baru saja diberkati, nantinya seluruh gedung asrama akan membentuk letter L. Dengan begitu asrama putra akan dapat menampung 20 orang mahasiswa, lengkap dengan sarana kapel, ruang tamu, kamar mandi, ruang baca dan dapur. Tentu ini akan sangat mendukung para mahasiswa, khususnya yang berasal dari jauh.

YPTKKM, sebagai penanggung jawab pembinaan asrama mahasiswa Kateketik melihat bahwa pembangunan ini merupakan suatu keharusan, agar pembinaan mahasiswa terjadi secara merata. Maklumlah STF Seminari Pineleng terdiri dari tiga komunitas yang berbeda. Komunitas pertama adalah komunitas para calon imam MSC, dan kedua adalah Komunitas calon imam diosesan Amboina dan Manado, dan komunitas ketiga adalah komunitas Kateketik, yang menampung mahasiswa non calon imam. Sebelum ada asrama, mahasiswa kateketik tersebar di rumah-rumah kos di sekitar kampus. Mereka sering berjuang sendiri-sendiri, dengan berbagai kesulitan. Karena banyak faktor pembinaan diri para mahasiswa sering kali terhambat. Ini berakibat pada proses penyelesaian studi mereka. Banyak mahasiswa yang kesulitan ekonomi seringkali harus tertunda kuliahnya, atau bahkan putus kuliah.

Pembangunan gedung baru ini direncanakan akan selesai pada bulan Juli 2021, sehingga asrama sudah siap digunakan untuk tahun ajaran berikutnya. Pastor Yonas Atjas mengatakan, anggaran pembangunan asrama ini akan berkisar di angka 180 juta, yang diharapkan berasal dari para donatur, dan dermawan. “Meskipun sampai sekarang uang belum cukup, tetapi dengan kepercayaan akan kebaikan Tuhan, kita berharap bisa menyelesaikannya secepat mungkin.”

Dalam peletakan batu pertama selain bapa Uskup, turut juga Pastor Ventje Felix Runtulalo, S.S., M.Th, Ketua YPTKKM, Ibu Dra. Youla Makarawung, Pembimas Kemenag Sulawesi Utara yang sekaligus mewakili Ikatan Alumni STFSP, Ibu Sekretaris Desa Pineleng Dua Indah, Saudara Ngoranmele yang mewakili mahasiswa dan Ketua STF Seminari Pineleng, Dr. Gregorius Hertanto. Bapa Uskup sendiri sangat senang dengan rencana baru ini dan turut mendukung pembangunan ini. Mahasiswa Kateketik kelak akan sangat berperan untuk pembangunan Keuskupan Manado dan menjadi pelayan serta guru iman yang sangat dibutuhkan. Asrama akan mendukung pembinaan mereka dan diharapkan akan lahir rasul awam yang tangguh, setia dan bersemangat.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *