PINELENG — Suasana penuh syukur dan sukacita menyelimuti Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STFSP) pada hari Senin, 23 Februari 2026. Tepat pada pukul 12.00 WITA, civitas akademika dan para mahasiswa magister berkumpul untuk merayakan Perayaan Ekaristi Misa Pertama dari dua imam baru Kongregasi Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC), yakni RP. Yohanis Lando, MSC dan RP. Agustinus Yokit, MSC.

Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh RP. Agustinus Yokit, MSC sebagai Selebran Utama. Kehadiran kedua imam baru ini di almamater tercinta menjadi momen istimewa, tidak hanya sebagai bentuk syukur atas tahbisan suci yang baru saja mereka terima, tetapi juga sebagai inspirasi bagi para calon imam yang sedang menempuh pendidikan.
Dalam Perayaan Ekaristi tersebut, tugas menyampaikan sabda dan homili dipercayakan kepada RP. Yohanis Lando, MSC. Dalam homilinya yang menggugah hati, Pastor Yohanis memberikan pesan mendalam yang ditujukan khususnya kepada para frater mahasiswa STF Seminari Pineleng.
Beliau mengajak seluruh calon imam untuk tidak pernah melupakan akar dan tempat di mana mereka dibentuk. “Kita harus selalu mengingat kembali almamater kita,” pesan RP. Yohanis Lando, MSC. Menurutnya, STF Seminari Pineleng bukan sekadar tempat menimba ilmu filsafat dan teologi, melainkan rahim formasi yang membentuk karakter, spiritualitas, dan panggilan seorang gembala.
Lebih lanjut, Pastor Yohanis menekankan satu keutamaan penting dalam perjalanan panggilan, yakni kesetiaan. Ia mendorong para frater untuk terus bertekun dan setia dalam menjalani proses pembinaan yang tidak jarang penuh dengan tantangan. “Tetaplah setia pada panggilan ini, jalani prosesnya dengan penuh penyerahan diri, agar kelak rahmat imamat itu bisa kalian capai dan kalian sungguh layak menjadi seorang imam,” tuturnya memberikan peneguhan.
Misa pertama ini diakhiri dengan berkat meriah dari kedua imam baru kepada seluruh umat dan civitas akademika yang hadir. Peristiwa ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi para mahasiswa STF Seminari Pineleng untuk terus memupuk panggilan mereka dengan doa, studi, dan kesetiaan yang tak goyah.

Misa yang berlangsung khidmat di Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng ini ditutup dengan berkat penutup dari kedua imam baru. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama para dosen, staf, dan para mahsiswa magister sebagai wujud syukur atas bertambahnya pekerja-pekerja di ladang Tuhan.
